Back
Back

Inilah Perbandingan Antara Lampu Jalan PJU Solar Cell dan Lampu Jalan Konvesional

Tanggal :11/23/2021 1:46:00 PM Penulis : Yono
Selama puluhan tahun,  lampu jalan konvensional telah digunakan baik untuk penerangan jalan di lingkungan perkotaan maupun pedesaan. Namun dalam beberapa dekade terakhir, lampu LED (Light Emitting Diode) tenaga surya bisa dibilang merupakan lampu yang populer di kalangan banyak orang seiring dengan munculnya teknologi energi terbarukan, adanya kenaikan harga energi dan juga kesadaran akan adanya perubahan iklim. Pertanyaan yang sering muncul adalah perbandingan antara lampu jalan PJU Solar Cell dengan lampu jalan konvensional. Ketika menimbang argumen di setiap  sisi, itu benar-benar tergantung pada perspektif pribadi dalam memilih jenis sistem penerangan mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda. Mari kita lihat perbedaan antar Lampu Jalan PJU Solar Cell dan Lampu Jalan Konvensional!

Mari kita lihat perbedaan antar Lampu Jalan PJU Solar Cell dan Lampu Jalan Konvensional!

1. Cara Kerja Lampu 

Lampu jalan PJU solar cell disebut juga dengan lampu jalan tenaga surya. Lampu jalan ini akan memberikan penerangan tanpa membutuhkan daya listrik standar. Lampu jalan PJU solar cell tidak terhubung ke infrastruktur jaringan listrik dan sepenuhnya independen atau off-grid. Modul fotovoltaik atau panel surya memanen sinar matahari di siang hari dan mengubahnya menjadi energi, yang kemudian disimpan dalam sistem baterai khusus. Solar charge controller adalah komponen inti dari sistem pencahayaan yang mengatur kapasitas penyimpanan baterai dan memastikan siklus hidup yang lebih lama. Pada malam hari, energi yang tersimpan didistribusikan sebagai daya untuk penerangan LED.
Sedangkan lampu jalan konvensional mengambil daya dari jaringan listrik standar, yang menghasilkan energi dari sumber bahan bakar fosil (energi tidak terbarukan).

2. Instalasi Lampu

Pemasangan lampu jalan PJU solar cell bisa dibilang lebih cepat, sederhana, mudah dan murah. Tiang lampu ditenagai dengan panel PV, lampu led, pengontrol, dan baterai built-in yang membuatnya mudah dipasang. Sedangkan proses pemasangan lampu jalan konvensional lebih sedikit rumit karena diperlukan banyak penggalian dan kabel untuk menyambung ke jalur jaringan. Sejumlah orang dipekerjakan akan menambah biaya dan juga memakan waktu.  Jika hanya diperhitungkan harga pembelian, investasi awal untuk lampu PJU LED tenaga surya biasanya dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan lampu jalan konvensional.

3. Pemeliharaan Lampu

Pada lampu jalan PJU solar cell, panel mengubah tenaga surya menjadi listrik sehingga tidak ada biaya listrik tambahan. Pengisian baterai juga cepat dan mudah. Misalnya, baterai dapat terisi penuh dalam waktu 5 jam dan kemudian dapat berjalan selama 12 jam berikutnya. Kondisi cuaca ekstrim tidak mempengaruhi fungsi lampu, karena lampu ini dirancang tahan debu dan air.  Sekali lagi, penerangan jalan lampu tenaga surya menghilangkan tagihan listrik yang sedang berlangsung dan gangguan jaringan apapun dari pemadaman.
Sedangkan pada lampu jalan konvensional, karena tiang-tiang terhubung dengan listrik maka menjadi sangat mahal untuk pemeliharaan lampu jalan dengan biaya listrik yang lebih tinggi.

4. Safety

Pada lampu jalan PJU solar cell, karena tiangnya nirkabel dan tidak terhubung ke kabel listrik, maka sangat aman karena tidak ada kabel eksternal yang menonjol dan tidak ada ancaman kecelakaan.
Lain halnya pada lampu jalan konvesional yang memiliki tingkat kemanan lebih rendah. Karena ada banyak kabel yang terlibat dan terhubung langsung dengan listrik, hal ini menjadi sangat tidak aman karena seseorang dapat tersengat listrik dan kemungkinan besar terjadi korsleting. Pekerja juga menghadapi ancaman tercekik selama proses pemasangan.

5. Visibilitas

Lampu jalan yang berteknologi LED mencapai CRI (indeks rendering warna) yang diinginkan agar menyerupai sinar matahari. Jadi perlengkapan LED yang digunakan dalam lampu surya memberikan visibilitas yang lebih baik di malam hari hampir seperti visibilitas yang diberikan oleh matahari pada siang hari.
Sedangkan pada lampu jalan konvensional, cahaya dari lampu sodium bertekanan tinggi dan lampu metal halide berwarna kuning dan membuatnya sangat sulit untuk dilihat. Lampu ini memiliki CRI yang sangat rendah dan juga tidak dapat menyediakan jenis pencahayaan yang dibutuhkan mata manusia normal untuk membedakan warna. Silau dari lampu ini juga menjadi penyebab buruknya jarak pandang dan dapat berujung pada kecelakaan baik bagi pengemudi maupun pejalan kaki pada malam hari.

Dengan kehidupan malam yang sangat populer, baik untuk hiburan atau untuk pekerjaan, menjadi lebih penting lagi untuk penerangan jalan yang baik pada malam hari karena berkontribusi pada keselamatan setiap orang. Dapat disimpulkan bahwa ada berbagai manfaat menggunakan lampu surya dibandingkan lampu jalan konvensional. Fakta-fakta yang disebutkan di atas membantu untuk memahami alasan penting mengapa di banyak negara banyak orang yang beralih dari lampu jalan konvsional ke lampu PJU solar cell ke solar dan membuat kotanya terlihat lebih indah di malam hari.

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English
Logo IDT
Chatbot